"/>
Windhy Puspitadewi

Windhy Puspitadewi

View all authors

Buat cewek yang lahir tanggal 14 Februari ini, menulis merupakan caranya berbagi pikiran, perasaan, mimpi, imajinasi, dan cita-citanya dengan orang lain. Ia ingin tulisannya bisa menggugah dan menginspirasi pembacanya, sama seperti tulisan kedua tokoh yang pertama-tama menginspirasinya untuk menulis: almarhum Umar Kayam dan Jostein Gaarder.






Banyak yang mengira Windhy mengoleksi kutipan orang-orang terkenal (mulai dari Ralph Waldo Emerson sampai Detektif Conan) yang sering ia selipkan dalam novel-novelnya. Padahal sebenarnya ia hafal! Kata-kata yang bagus itu langsung menempel hingga sewaktu-waktu dibutuhkan, ia tinggal mencomotnya dari ingatan dan sesekali mengecek ke Oom Google supaya lebih akurat.  






Touché! merupakan novel keempatnya yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama, tapi novel kedua setelah Incognito yang mengambil tema fantasi. Meski mengaku awalnya memilih tema tersebut karena “ingin membuat pengetahuan tampak menyenangkan”, ternyata belakangan ia ketagihan membuat novel fantasi karena imajinasinya jadi lebih bisa dieksplor. Kesulitannya adalah bagaimana cara mengemas cerita fiktif hingga bisa meyakinkan. Pantas saja Touché! digarap sampai setahun!






Kesan, komentar, masukan, atau kritik teman-teman ditunggu di: my_cool_killer@yahoo.com. Boleh juga add FB dengan alamat e-mail yang sama atau Windhy Puspita, atau kalau mau lebih real time, follow twitter-nya di @windhy_khaze.