"/>
Belinda Gunawan

Belinda Gunawan

View all authors

Semasa kecil hidup keseharian Belinda Gunawan diperkaya dengan banyak cerita dari kisah-kisah Hans Christian Andersen, Grimms’ Fairy Tales, A Thousand and One Nights, dan lain-lain. Beranjak dewasa, kuliahnya di Fakultas Sastra UI jurusan bahasa dan sastra Inggris mengharuskannya membaca dan menelaah karya-karya sastra.

Lulus kuliah ia bekerja di grup majalah femina selama 30 tahun, berpindah-pindah mulai dari majalah Gadis, femina, Ayahbunda, dan terakhir Dewi. Karier tertinggi diraihnya sebagai Pemimpin Redaksi majalah Ayahbunda selama 5 tahun.

Pengalaman bekerja di media massa membuatnya dekat dengan dunia tulis-menulis. Bahkan sejak awal berkarier di sana, ia sudah mulai menulis cerpen, baik saduran maupun asli. Ketika itu menulis baginya adalah pekerjaan, karena bertujuan sebagai “pancingan” agar para penulis dan calon penulis tertarik mengirim karya mereka untuk dimuat di majalah Gadis.

Semula tugas, kemudian muncul passion. Ide-ide mulai bermunculan dan ia pun terdorong untuk menulis “lintas grup”, bukan hanya untuk majalah Gadis melainkan juga buat femina dan Ayahbunda. Ketika berkarya di grup majalah itu ia menghasilkan buku Suatu Sore di Taman Ria, Bulan Madu, dan Tali Temali Cinta. Yang terakhir ini diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

Sekalipun jarang menghasilkan buku, Belinda tetap menulis buat Fanstory yang merupakan situs penulisan online berbasis Amerika Serikat, dan beberapa media sosial di dalam negeri. Pada tahun 2015 terbit lagi bukunya, novel berjudul Rahasia Evalina. Sebuah buku nonfiksi berjudul Kisah Kasih Aku dan Dia disusunnya bersama seorang rekan penulis dan terbit pada pertengahan 2019. Kedua buku ini diterbitkan juga oleh GPU.

Miss Echa, 10 Kisah Cinta, adalah kompilasi cerpen-cerpen yang merupakan favorit penulis sendiri, yang menurutnya, ditulis “dengan hati”.

Belinda adalah ibu dua anak dan nenek tiga cucu.

Recommended Books