Twenty Steps to Wisdom: Melintasi Batas Keduniawian, Mencapai Keseimbangan Jiwa - Gramedia Pustaka Utama

Twenty Steps to Wisdom: Melintasi Batas Keduniawian, Mencapai Keseimbangan Jiwa

Summary

Kebanyakan dari kita telah mengalami kesedihan, kesenangan, keberhasilan, maupun kesulitan hidup di alam yang fana dan serba duniawi ini, tetapi sedikit di antara kita yang berpengalaman di dunia spiritual, mengetahui hukum-hukum spiritual, dan menerapkannya. Sering kali kita lalu merasakan kekosongan jiwa.

Sesungguhnya kita semua memiliki potensi untuk menjadi bijaksana, namun hal itu tidak kita sadari. Ada petunjuk-petunjuk abadi yang mendasar dan diikuti oleh setiap agama dan tradisi filosofis, yang dijabarkan oleh para nabi dan orang suci sebagai jalan untuk memenuhi potensi ini.

Buku ini menyampaikan dua puluh langkah menuju kearifan. Langkah-langkah yang sederhana, akrab bagi kita, mendalam, penuh cinta kasih, dan memberikan pencerahan. Anda diajak, antara lain, menyingkirkan kecemasan, menyelami kesederhanaan, mengikuti suara hati, mengenali diri sendiri, sehingga Anda terbuka pada realitas yang lebih luas dan dalam.

Buku ini hanya ditujukan bagi mereka yang ingin membuat perubahan dan ingin memuaskan kerinduan untuk meningkatkan kesadaran.
No. GM : 0
ISBN : 979-655-289-2
Price : Rp 15.000
Total Pages : -
Size : 11 x 18
Date Published : 01 Januari 1999
Book Format : Softcover
Category : Religion & Spirituality

    No reviews

Jennifer James

Jennifer James

Jennifer James, Ph.D. adalah antropologi budaya yang telah menghabiskan waktunya untuk mencoba memahami bagaimana sistem kepercayaan kita dapat meningkatkan atau membatasi kehidupan kita. Selain sebagai penceramah yang banyak diminta tampil, komentator televisi dan radio, serta kolumnis surat kabar, Dr. James juga pengarang. Ia tinggal di Puget Sound, di sebelah selatan Seattle, Washington.

Books by Jennifer James

  • Twenty Steps to Wisdom: Melintasi Batas Keduniawian, Mencapai Keseimbangan Jiwa
    Religion & Spirituality

    Twenty Steps to Wisdom: Melintasi Batas Keduniawian, Mencapai Keseimbangan Jiwa

     
  • Berpikir ke Depan (Thinking in the Future Tense )
    Self-Improvement

    Berpikir ke Depan (Thinking in the Future Tense )

     
  • More +

Nobody commented

Related Books

Tak ada gabungan yang lebih menarik dari puisi dan fiksi.
Temukan buku lainnya yang tak kalah menarik.