Sang Presiden

Summary

"Jadi presiden itu sesungguhnya tidak sulit, gampang-gampang saja," papar Haryo Timbil enteng, kala itu. "Yang terpenting, seorang presiden itu harus senantiasa berpihak kepada rakyat, harus bisa ngomong dan ngemong rakyat. Kata kuncinya: melayani, Kedaulatan rakyat harus dijunjung tinggi-tinggi, dan jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat. Takhta benar-benar untuk rakyat," tambahnya berkobar.
No. GM : 0
ISBN : 979-22-0142-4
Price : Rp 25.000
Total Pages : -
Size : 11 x 18
Date Published : 01 Januari 2003
Book Format : Softcover
Category : Short Stories

    No reviews

Herry Gendut Janarto

Herry Gendut Janarto

Lahir di Yogyakarta, 28 Mei 1958. Selepas dari SMAk Kolese de Britto tahun 1977, Herry melanjutkan pendidikan di IKIP Sanata Dharma dan lulus sebagai sarjana Pendidikan dan Satra Inggris tahun 1982. Ia sempat menjadi guru bahasa inggris selama setahun si SMAK Stella Duce, Yogyakarta. Bungsu dari tujuh bersaudara ini kemudian hijrah ke jakarta dan bekerja sebagai editor penerbitan buku PT Gaya Favorit Press (Femina Group) hingga 1990. Selanjutnya, ia bergabung menjadi wartawan tabloid Nova selama dua tahun, hingga 1992. Lalu sejak tahun 1993 sampai sekarang, ia mencurahkan perhatinnya ke dunia anak-anak dengan menjadi redaksi majalah Bobo. Di celah-celah kesibukkan menulis buku, Herry tetap berusaha menulis rupa-rupa artikel, juga cerita pendek di sejumlah koran, tabloid, dan majalah yang terbit di Ibukota maupun daerah. Penulis yang (memang) bertubuh subur ini punya semboyan hidup yang unik: daripada mencelakakan orang lain, lebih baik menertawakan kekonyolan sendiri.

Books by Herry Gendut Janarto

  • FX Sri Martono: Unlocking the Hidden Talent (HC)
    Biography

    FX Sri Martono: Unlocking the Hidden Talent (HC)

     
  • FX Sri Martono: Unlocking the Hidden Talent (SC)
    Biography

    FX Sri Martono: Unlocking the Hidden Talent (SC)

     
  • More +

Nobody commented

Related Books

Tak ada gabungan yang lebih menarik dari puisi dan fiksi.
Temukan buku lainnya yang tak kalah menarik.