Berpolitik Tanpa Partai - Fenomena Relawan dalam Pilpres

Summary

Pemilu Presiden 2014 menampilkan fenomena yang berbeda dalam sejarah politik Indonesia. Partisipasi publik terhadap kandidat presiden dan wakil presiden yang maju dalam Pilpres muncul begitu massif.

Menyebut diri sebagai relawan, individu maupun komunitas yang bergerak dalam Pilpres 2014 lebih termotivasi untuk melihat Indonesia lebih baik. Kemunculan mereka terjadi persis saat kepercayaan publik kepada kinerja partai politik nyaris runtuh.

Beberapa komunitas relawan memang ada yang digerakkan oleh kader-kader parpol pendukung, tapi lebih banyak lagi adalah komunitas-komunitas baru yang lahir karena tak menginginkan kembalinya rezim otoritarian Orde Baru.

Buku ini berkisah tentang mereka. Tentang sebuah gerakan yang digerakkan oleh “idealisme” berbangsa, bukan sekadar pragmatisme kursi. Pada gerakan ini, partai politik semestinya bisa melakukan refleksi.


“Buku ini menggugah tumbuhnya masyarakat sipil dalam mengkritisi kebijakan dan mengawal tata kelola pemerintahan yang baik.”
— Sudharto P. Hadi; Rektor dan Profesor Universitas Diponegoro, Semarang

“Sebagai salah satu dari ribuan orang yang ikut hadir mendukung Konser Salam Dua Jari, saya merasakan sendiri ketulusan dan antusiasme masyarakat biasa dari berbagai kalangan untuk berpartisipasi dan mempengaruhi jalannya proses pemilihan langsung Presiden yang sudah tersandera mesin politik dan kampanye hitam.”
— Desi Anwar; Penulis dan jurnalis senior.

No. GM : 0
ISBN : 978-602-03-1065-7
Price : Rp 58.000
Total Pages : -
Size : 13.5 x 20
Date Published : 16 Oktober 2014
Book Format : Softcover
Category : Culture

    No reviews

Fransisca Ria

Fransisca Ria

History from this author net available at this momments. Please contact admin, so we can update the data. Thankyou :)

Books by Fransisca Ria

  • Berpolitik Tanpa Partai - Fenomena Relawan dalam Pilpres
    Culture

    Berpolitik Tanpa Partai - Fenomena Relawan dalam Pilpres

     
  • More +

Nobody commented

Related Books

Tak ada gabungan yang lebih menarik dari puisi dan fiksi.
Temukan buku lainnya yang tak kalah menarik.