Kereta Tidur (Cover Baru)

Summary

Pohon-pohon jati muda menjulang melampauimu, melampauiku—melampaui kita. “Nantinya mereka akan hidup melampaui umurku, umurmu—umur kita,” katamu. Siapa yang pernah menanam pohon akan tahu bahwa yang tumbuh bukan hanya sebuah batang dalam ruang, tapi juga sebentuk tanda dalam waktu. (“Matahari”)

Di pohon-pohon raksasa itu tinggal babi-babi dengan tubuh tambun dan lemak bertumpuk. Babi-babi akan menyukai apel-apel kecil di dadaku. Dengan napas mendengus dan suara menguik-nguik, mereka akan menjilati dan menggerogotinya. Babi memang rakus. Air liur mereka akan menetes-netes, meninggalkan bau bacin yang susah hilang. Tapi jangan kuatir, babi-babi itu pemurah dan tak pernah marah. Kau akan sanggup membeli sabun wangi sesudahnya, dan sepasang sepatu kaca. Kilapnya akan membuatmu lupa. (“Kupu-kupu”)

Suatu ketika, aku begitu kesal, sampai mengusulkan pada Ibu untuk menukarku dengan Lara. Ibu bilang, keluarga tak bisa ditukar. Aku bilang, sayang sekali. Soalnya, kalau bisa, aku ingin menukar Ibu. Ibuku terkejut. Dengan siapa, tanyanya marah. Dengan Nyai Roro Kidul, jawabku mantap. (“Sempurna”)

Lelaki yang dicintai Ibu mencintaiku juga. Ia suka membelai kepalaku dan membelikan aku berbagai jajanan: permen dan aneka keripik yang mengandung MSG. Aku tahu, permen tak baik untuk gigi, dan MSG tak baik untuk otak, tapi aku tak peduli. Ibu tak pernah membelikan jajanan dan tak memberikan ayah. Jadi, lelaki ini ideal. (“Perempuan Tua dalam Kepala”)

Setiap cerita di dalam buku ini memancing pemaknaan baru atas hal-hal yang biasa kita temui, seperti konflik cinta, masalah keluarga, dan pertanyaan atas eksistensi manusia. Unik, indah, dan mengusik dengan jalan cerita yang tak terduga-duga.
No. GM : 618202033
ISBN : 978-602-03-8633-1
Price : Rp 58.000
Total Pages : 160 Pages
Size : 13,5x20cm
Date Published : 13 Agustus 2018
Book Format : Softcover
Category : Short Stories

    No reviews

Avianti Armand

Avianti Armand

Avianti Armand bekerja sebagai arsitek sejak tahun 1992. Desain rumah tinggalnya, Rumah Kampung, memenangkan Penghargaan IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) tahun 2008. Sejak tahun 2008, ia aktif menulis fiksi, puisi, dan artikel-artikel mengenai arsitektur. Kumpulan cerita pendeknya yang pertama terbit tahun 2009 dengan judul ”Negeri Para Peri”. Satu cerita dari buku tersebut, ”Pada Suatu Hari Ada Ibu dan Radian”, memenangkan penghargaan Cerpen Terbaik Kompas 2009.

Kumpulan puisinya yang berlatar belakang Kitab Suci Perjanjian Lama, berjudul Perempuan yang Dihapus Namanya, terbit November 2010. Arsitektur yang Lain adalah kumpulan esainya mengenai arsitektur. Sebagian besar pernah dipublikasikan di majalah U Mag.

Books by Avianti Armand

  • Kereta Tidur (Cover Baru)
    Short Stories

    Kereta Tidur (Cover Baru)

     
  • Perempuan yang Dihapus Namanya
    Poetry

    Perempuan yang Dihapus Namanya

     
  • More +

Nobody commented

Related Books

Tak ada gabungan yang lebih menarik dari puisi dan fiksi.
Temukan buku lainnya yang tak kalah menarik.