Bagaimana Demokrasi Mati

Author:

Summary

Dua profesor Harvard menjelaskan dunia berbahaya yang kita hadapi hari ini

Demokrasi bisa mati karena kudeta—atau mati pelan-pelan. Kematian itu bisa tak disadari ketika terjadi selangkah demi selangkah, dengan terpilihnya pemimpin otoriter, disalahgunakannya kekuasaan pemerintah, dan penindasan total atas oposisi. Ketiga langkah itu sedang terjadi di seluruh dunia dan kita semua mesti mengerti bagaimana cara menghentikannya.

Dalam buku ini, dua profesor Harvard Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt menyampaikan pelajaran penuh wawasan dari sejarah untuk menerangkan kerusakan rezim selama abad ke-20 dan ke-21. Mereka menunjukkan bahayanya pemimpin otoriter ketika menghadapi krisis besar.

Berdasarkan riset bertahun-tahun, keduanya menyajikan pemahaman mendalam mengenai mengapa dan bagaimana demokrasi mati; suatu analisis pemicu kewaspadaan mengenai bagaimana demokrasi didesak; dan pedoman untuk memelihara dan memperbaiki demokrasi yang terancam, bagi pemerintah, partai politik, dan individu.

Sejarah tak berulang. Namun kita bisa melindungi demokrasi kita dengan belajar dari sejarah, sebelum terlambat.

“Kami berutang terima kasih kepada kedua penulis atas kesediaan mereka mengemukakan pemahaman mereka yang mendalam tentang isu-isu politik sentral saat ini.” Francis Fukuyama
No. GM : 619222019
ISBN : 978-602-03-8504-4
Price : Rp 98.000
Total Pages : 288 Pages
Size : 15x23cm
Date Published : 22 April 2019
Book Format : Softcover
Category : Politics

    No reviews

none

none

Books by none

  • Tempat Paling Liar di Muka Bumi
    Poetry

    Tempat Paling Liar di Muka Bumi

     
  • Perjalanan Menuju Pulang
    Literary

    Perjalanan Menuju Pulang

     
  • More +

Nobody commented

Related Books

Tak ada gabungan yang lebih menarik dari puisi dan fiksi.
Temukan buku lainnya yang tak kalah menarik.