Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

Summary

Di puncak rezim yang penuh kekerasan, kisah ini bermula dari satu peristiwa: dua orang polisi memerkosa seorang perempuan gila, dan dua bocah melihatnya melalui lubang di jendela. Dan seekor burung memutuskan untuk tidur panjang. Di tengah kehidupan yang keras dan brutal, si burung tidur merupakan alegori tentang kehidupan yang tenang dan damai, meskipun semua orang berusaha membangunkannya.

***

“Wrapped in a Chinese kung fu-styled novel and almost as brutal and dark as Chuck Palahniuk’s Fight Club, Eka has maintained his place on the frontlines of Indonesian writers.” —Adisti Sukma Sawitri, The Jakarta Post

“Dalam Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Eka menulis dengan semangat bermain-main yang cerdik dan lihai.” —Anton Kurnia, Jawa Pos

“Eka piawai menyisipkan makna yang tertebar di sana-sini.” —Heri CS, Suara Merdeka

“Seperti dua novel Eka sebelumnya, novel ini dipenuhi tokoh-tokoh dengan karakter yang ‘tidak waras’. Ketidakwarasan tokoh-tokohnya, di luar motif hasrat seks yang menggerakkan mereka, juga menjadi cermin dari ketidakwarasan zamannya.” —Aris Kurniawan, Koran Tempo

“Dialog dengan ‘kemaluan’ jadi ruang permenungan, melahirkan keyakinan-keyakinan tak biasa.” —Widyanuari Eko Putra, Kompas
No. GM : 619202022
ISBN : 978-602-03-2470-8
Price : Rp 75.000
Total Pages : 252 Pages
Size : 14x21cm
Date Published : 27 Mei 2019
Book Format : Softcover
Category : Literary

    No reviews

Eka Kurniawan

Eka Kurniawan

Eka Kurniawan lahir di Tasikmalaya, 1975. Ia menyelesaikan studi dari Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada, 1999. Menulis novel, cerita pendek, esai, karya-karyanya telah diterjemahkan ke lebih dari 30 bahasa, dan memperoleh beberapa penghargaan. Jurnalnya bisa diikuti di www.ekakurniawan.com.

Books by Eka Kurniawan

  • SUMUR
    Literary

    SUMUR

     
  • Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
    Literary

    Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

     
  • More +

Nobody commented

Related Books

Tak ada gabungan yang lebih menarik dari puisi dan fiksi.
Temukan buku lainnya yang tak kalah menarik.